{"id":1511,"date":"2025-08-02T23:15:21","date_gmt":"2025-08-02T16:15:21","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=1511"},"modified":"2025-08-04T03:23:53","modified_gmt":"2025-08-03T20:23:53","slug":"rekaman-suara-diduga-pejabat-kemenkop-viral-bicara-permainan-apbd-dan-sosok-pengendali-wali-kota-medan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/08\/02\/rekaman-suara-diduga-pejabat-kemenkop-viral-bicara-permainan-apbd-dan-sosok-pengendali-wali-kota-medan\/","title":{"rendered":"REKAMAN SUARA DIDUGA PEJABAT KEMENKOP VIRAL: BICARA \u201cPERMAINAN\u201d APBD DAN SOSOK PENGENDALI WALI KOTA MEDAN"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff9900;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Sumatera Utara &#8211; Medan. <\/span><\/span>\u00a0\u2014 Sebuah rekaman suara yang diduga kuat berasal dari seorang pejabat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) berinisial <strong>MH<\/strong>, menjadi viral setelah tersebar di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Dalam rekaman tersebut, suara yang mirip MH terdengar membahas secara terbuka tentang dugaan praktik &#8216;permainan anggaran&#8217; di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.<\/p>\n<p>MH diduga Muhammad Husni, diketahui merupakan mantan pejabat penting di Pemko Medan yang sebelumnya pernah menduduki posisi strategis, seperti <strong>Kepala Dinas Lingkungan Hidup<\/strong>, <strong>Kadis Kebersihan dan Pertamanan<\/strong>, <strong>Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan<\/strong>, serta terakhir menjabat sebagai <strong>Kepala BPBD Kota Medan<\/strong>. Saat ini, MH menjabat sebagai <strong>Asisten Deputi Penataan Kawasan Usaha pada Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi<\/strong><strong>\u00a0dan UKM RI<\/strong>.<\/p>\n<h3>Bicara Soal DPA, E-Katalog, dan &#8220;Makan Kucing&#8221;<\/h3>\n<p>Dalam rekaman berdurasi sekitar 4 menit yang diperoleh wartawan, MH menyebut beberapa hal sensitif, termasuk keuntungan yang bisa diambil dari DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), sistem e-katalog pengadaan barang dan jasa, hingga penyebutan anggaran \u201cmakan kucing\u201d sebesar Rp20 juta per bulan.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cDPA itu bisa main, dulu di Dinas PU itu main, Perkim juga. Di e-katalog pun bisa main, tinggal kita \u2018main\u2019 vendor. Anggaran kasih makan kucing itu aja Rp20 juta sebulan, ya kan?\u201d<\/em> ujar suara diduga MH dalam rekaman tersebut.<\/p><\/blockquote>\n<p>MH juga menyebut bahwa dari total APBD Pemko Medan yang mencapai Rp2,1 triliun, ada dinas yang mengambil \u2018jatah\u2019 hingga 15 persen. Ia menyindir bahwa hanya \u201corang bodoh\u201d yang mengambil 3 persen saja.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cDari APBD 2,1 T itu&#8230; ada dinas yang ambil 15 persen. Yang ambil 3 persen itu bodoh.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<h3>Soroti Lemahnya Kendali Wali Kota<\/h3>\n<p>MH dalam rekaman itu juga mempertanyakan siapa sosok yang sebenarnya mengendalikan Wali Kota Medan. Ia menyebut bahwa tidak ada figur kuat yang mampu mengarahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cKita ini nggak ada yang kendalikan Pak Wali. Harus ada orang yang atur. Pasukan bebas pangsaan semua. Wali kerja sendiri, orang-orang nggak ada yang back-up,\u201d<\/em> kata dalam rekaman tersebut.<\/p><\/blockquote>\n<p>Lebih lanjut, MH menyebut nama <strong>Rico Waas<\/strong> sebagai figur yang bisa dijadikan \u201calat pengatur\u201d, namun dengan catatan: <strong>Rico harus dikendalikan oleh pihak tertentu yang bisa memainkan seluruh jaringan anggaran.<\/strong><\/p>\n<blockquote><p><em>&#8220;Rico itu harus bisa diarahkan. Harus ada orang yang atur dia, biar OPD bisa digerakkan semua. Sekarang nggak ada,&#8221;<\/em> ujar suara dalam rekaman itu.<\/p><\/blockquote>\n<h3>Diduga Seret Nama Kabag Umum Pemko Medan<\/h3>\n<p>Tak hanya itu, dalam percakapan tersebut, juga terdengar suara lain yang disebut mirip dengan pejabat aktif Pemko Medan diduga berinisial <strong>RRN<\/strong>, yang diketahui diduga sebagai <strong>Rasyid Ridho Nasution<\/strong>, menjabat <strong>Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Pemko Medan<\/strong>. RRN disebut-sebut sebagai \u201cadik asuh\u201d atau orang titipan dari MH.<\/p>\n<p>Namun hingga Sabtu (2\/8\/2025), RN belum memberikan tanggapan atas dugaan keterlibatannya maupun keaslian suara dalam rekaman tersebut.<\/p>\n<h3>MH Akui dan Minta Maaf<\/h3>\n<p>Dikonfirmasi media, MH membenarkan bahwa suara dalam rekaman itu memang miliknya. Ia menyampaikan permohonan maaf dan menyebut percakapan tersebut dilakukan secara pribadi, tanpa sepengetahuannya direkam.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cItu memang suara saya. Itu obrolan lama, informal, dan tidak ada maksud menyerang siapa pun. Saya tidak tahu kalau direkam. Saya mohon maaf jika percakapan saya dianggap menyinggung,\u201d<\/em> kata MH, Jumat (1\/8\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>MH menambahkan bahwa pernyataannya dalam rekaman tersebut seharusnya tidak dikonsumsi publik, karena konteksnya adalah diskusi reflektif tentang tantangan birokrasi dan etika pengelolaan anggaran.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cItu bentuk refleksi pribadi atas kondisi yang pernah saya alami. Tidak untuk disebar. Ini jadi pelajaran besar bagi saya,\u201d<\/em> tambahnya.<\/p><\/blockquote>\n<h3>KPK Diminta Periksa MH dan RN<\/h3>\n<p>Menanggapi viralnya rekaman ini, sejumlah kalangan meminta <strong>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)<\/strong> untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebut dalam rekaman, khususnya MH dan RN.<\/p>\n<p>Permintaan ini muncul mengingat isi pembicaraan tersebut menyangkut dugaan serius soal <strong>pengaturan anggaran, praktik koruptif melalui e-katalog, serta \u201cjatah\u201d anggaran yang diduga dinikmati oleh beberapa dinas<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cKalau benar ada dinas yang ambil 15 persen dari APBD, itu bukan sekadar pelanggaran etika, tapi bisa masuk ke ranah tindak pidana korupsi,\u201d<\/em> ujar seorang aktivis antikorupsi di Medan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, <strong>Wali Kota Medan<\/strong> belum memberikan tanggapan resmi terkait isi rekaman tersebut maupun pernyataan MH yang menyebut lemahnya kendali atas OPD.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Sumatera Utara &#8211; Medan. \u00a0\u2014 Sebuah rekaman suara yang diduga kuat berasal dari seorang pejabat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) berinisial MH, menjadi viral setelah tersebar di media sosial dan grup-grup WhatsApp. Dalam rekaman tersebut, suara yang mirip MH terdengar membahas secara terbuka tentang dugaan praktik &#8216;permainan anggaran&#8217; di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1514,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22,3],"tags":[23,140],"class_list":["post-1511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-kriminal","category-pemerintah","tag-kpk","tag-rekaman-suar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1511"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1530,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1511\/revisions\/1530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1514"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}