{"id":1890,"date":"2025-08-30T23:24:31","date_gmt":"2025-08-30T16:24:31","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=1890"},"modified":"2025-08-31T04:03:30","modified_gmt":"2025-08-30T21:03:30","slug":"gelombang-protes-nasional-gedung-parlemen-dibakar-di-sejumlah-kota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/08\/30\/gelombang-protes-nasional-gedung-parlemen-dibakar-di-sejumlah-kota\/","title":{"rendered":"Gelombang Protes Nasional, Gedung Parlemen Dibakar di Sejumlah Kota"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff9900;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #339966;\">Jakarta. <\/span><\/span>\u2014 Indonesia tengah menghadapi salah satu gelombang protes terbesar dalam satu dekade terakhir. Aksi unjuk rasa yang awalnya dipicu isu kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp 50 juta per bulan, berubah menjadi kerusuhan massal di berbagai kota. Amarah publik semakin tersulut setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), tewas tertindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Selasa (26\/8). Insiden itu menyulut solidaritas luas dan memperluas ruang protes hingga ke luar Jawa.<\/p>\n<h2>Api Melahap Gedung DPRD<\/h2>\n<p>Di Makassar, Sulawesi Selatan, massa menyerbu gedung DPRD kota pada Jumat malam (29\/8). Aksi yang awalnya berupa demonstrasi berubah menjadi tragedi ketika ratusan orang mendobrak gerbang dan membakar bangunan. Menurut laporan <strong>Reuters<\/strong> dan <strong>AP<\/strong>, setidaknya tiga orang tewas. Dua korban meninggal di lokasi karena terjebak kobaran api, sementara satu lainnya wafat di rumah sakit akibat luka bakar serius.<\/p>\n<p>\u201cWarga mendobrak pintu gerbang dan langsung membakar bangunan. Api cepat sekali menjalar, membuat banyak orang panik,\u201d kata <strong>Sekretaris DPRD Makassar, Abdul Rahman<\/strong>, dikutip dari <em>The Guardian<\/em> (30\/8). Beberapa staf dilaporkan harus melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.<\/p>\n<p>Peristiwa serupa terjadi di <strong>Nusa Tenggara Barat<\/strong>, di mana gedung DPRD provinsi turut dilalap api. Di <strong>Pekalongan, Jawa Tengah<\/strong>, massa merusak kantor DPRD dan membakar sejumlah ruangan. Sementara itu di <strong>Cirebon, Jawa Barat<\/strong>, laporan media lokal menyebut adanya penjarahan peralatan kantor dan bentrokan dengan polisi. Aparat terpaksa menembakkan gas air mata untuk mengurai kerumunan.<\/p>\n<p>Tidak berhenti di sana, di <strong>Bali<\/strong> massa mengerumuni kantor polisi daerah, menuntut keadilan atas kematian Affan. Situasi memanas ketika polisi berupaya membubarkan kerumunan.<\/p>\n<p>Isu tunjangan perumahan DPR sebesar Rp 50 juta per bulan menjadi titik awal demonstrasi. Rencana itu dipandang publik sebagai bentuk ketidakpekaan elit politik di tengah tekanan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cKami hanya ingin hidup layak. Sementara mereka dengan mudah mendapat puluhan juta setiap bulan. Ketidakadilan ini sudah kelewat batas,\u201d kata <strong>Rina, seorang guru honorer<\/strong> yang ikut aksi di Jakarta.<\/p>\n<p>Kemarahan kian membuncah setelah tewasnya <strong>Affan Kurniawan<\/strong>, seorang driver ojek online. Menurut laporan <strong>AP<\/strong> (30\/8), Affan tewas saat kendaraan taktis Brimob melindas tubuhnya dalam upaya pembubaran demonstrasi di kawasan Jakarta Pusat. Video peristiwa itu menyebar cepat di media sosial, memicu gelombang solidaritas dan protes lanjutan di berbagai daerah.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cAffan adalah tulang punggung keluarga. Kematian ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami menuntut keadilan,\u201d ujar <strong>Husna, ibu korban<\/strong>,<\/p><\/blockquote>\n<p>Presiden <strong>Prabowo Subianto<\/strong> merespons cepat. Ia membatalkan rencana kunjungan ke China untuk menghadiri parade Hari Kemenangan pada 3 September mendatang, dengan alasan ingin fokus mengendalikan situasi dalam negeri.<\/p>\n<p>\u201cPresiden menyampaikan penyesalan mendalam kepada pemerintah China. Namun kondisi di tanah air saat ini membutuhkan perhatian penuh beliau,\u201d kata <strong>Juru Bicara Presiden, Dahnil Anzar Simanjuntak<\/strong>, dikutip <em>Reuters<\/em> (30\/8\/2125).<\/p>\n<p>Dalam pidato singkat di Istana, Prabowo menyerukan ketenangan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSaya memahami kemarahan rakyat. Namun mari kita jaga aksi agar tidak merugikan sesama. Pemerintah berkomitmen mencari solusi terbaik.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Sementara itu, polisi menyatakan sudah menahan hampir <strong>950 orang di Jakarta<\/strong> terkait aksi anarkis. \u201cKami harus bertindak tegas. Demonstrasi boleh, tapi membakar fasilitas publik tidak bisa ditoleransi,\u201d ujar <strong>Kadiv Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko<\/strong>, Sabtu (30\/8\/2025).<\/p>\n<p>Situasi politik yang memanas memberi tekanan besar pada perekonomian. Nilai tukar rupiah anjlok hingga Rp 16.499 per dolar AS pada Jumat (29\/8). Pada Sabtu pagi (30\/8), kurs rata-rata bank besar mencatat level:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>BCA<\/strong>: Rp 16.400 (beli) \u2013 Rp 16.500 (jual)<\/li>\n<li><strong>BRI<\/strong>: Rp 16.378 (beli) \u2013 Rp 16.579 (jual)<\/li>\n<li><strong>BNI<\/strong>: Rp 16.462 (beli) \u2013 Rp 16.477 (jual)<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u201cPelemahan ini jelas dipengaruhi faktor politik domestik. Investor melihat ketidakpastian meningkat,\u201d kata <strong>Ekonom BRI Danareksa, Rachmat Hidayat<\/strong>, dikutip <em>Liputan6<\/em> (30\/8).<\/p>\n<p>Selain itu, sejumlah kedutaan asing mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya. <strong>Kedutaan Besar AS, Inggris, dan Australia<\/strong> menyarankan warganya menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas di kota-kota besar.<\/p>\n<p>Di sektor digital, <strong>TikTok<\/strong> menghentikan sementara layanan siaran langsung (live) di Indonesia selama beberapa hari untuk mencegah penyebaran konten provokatif. \u201cKeselamatan pengguna menjadi prioritas kami,\u201d tulis pernyataan resmi TikTok dikutip <em>Reuters<\/em>.<\/p>\n<p>Banyak kelompok sipil menilai bahwa aksi anarkis merupakan \u201cakumulasi kemarahan\u201d atas ketidakadilan sosial-ekonomi yang menumpuk.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan sekadar soal tunjangan DPR. Ini letupan dari rasa frustasi rakyat terhadap ketimpangan, harga kebutuhan yang terus naik, dan kurangnya ruang dialog,\u201d kata <strong>Usman Hamid, Direktur Amnesty International Indonesia<\/strong>, kepada media, Sabtu \u00a0(30\/8\/2025).<\/p>\n<p>Namun, sebagian masyarakat mengaku khawatir dengan dampak aksi yang berujung kerusuhan. \u201cKami mendukung protes damai. Tapi kalau gedung-gedung dibakar, kami yang kecil juga jadi korban,\u201d ujar <strong>Samsul, pedagang kaki lima di Makassar\u00a0<\/strong>kepada media.<\/p>\n<p>Gelombang protes ini disebut-sebut sebagai ujian besar pertama bagi pemerintahan Prabowo Subianto yang baru berjalan beberapa bulan. Setelah memenangkan Pilpres 2024, Prabowo berjanji akan mengedepankan stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan tantangan serius.<\/p>\n<p>Analis politik <strong>Arya Fernandes<\/strong> dari CSIS menilai, \u201cKrisis ini bisa menjadi titik balik. Jika pemerintah gagal meredam situasi, kepercayaan publik bisa runtuh cepat.\u201d<\/p>\n<p>Hingga Sabtu sore (30\/8), aparat masih disiagakan di gedung-gedung DPRD seluruh Indonesia. Beberapa kota memberlakukan pembatasan jam malam. Di Jakarta, jalur transportasi umum dialihkan demi keamanan.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menyiapkan dialog dengan perwakilan ojek online dan serikat pekerja. \u201cKami membuka ruang diskusi. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah,\u201d kata <strong>Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian<\/strong>, daam keterangan.<\/p>\n<p>Gelombang protes 30 Agustus 2025 menandai fase kritis dalam perjalanan politik Indonesia. Dari Makassar hingga Pekalongan, gedung-gedung parlemen menjadi sasaran amarah publik. Tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan menambah luka kolektif bangsa.<\/p>\n<p>Pertanyaan besar kini bergulir: akankah pemerintah berhasil mengembalikan kepercayaan rakyat? Atau justru krisis ini membuka babak baru instabilitas politik?<\/p>\n<p>Yang jelas, jalan menuju rekonsiliasi masih panjang, dan bara kemarahan rakyat belum sepenuhnya padam.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Jakarta. \u2014 Indonesia tengah menghadapi salah satu gelombang protes terbesar dalam satu dekade terakhir. Aksi unjuk rasa yang awalnya dipicu isu kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp 50 juta per bulan, berubah menjadi kerusuhan massal di berbagai kota. Amarah publik semakin tersulut setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), tewas tertindas kendaraan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1893,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,87,36],"tags":[],"class_list":["post-1890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-politik","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1890"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1890\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1894,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1890\/revisions\/1894"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}