{"id":2259,"date":"2025-09-16T14:44:38","date_gmt":"2025-09-16T07:44:38","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=2259"},"modified":"2025-09-16T19:01:14","modified_gmt":"2025-09-16T12:01:14","slug":"kemen-pkp-bedah-rumah-tak-layak-huni-di-sumut-target-rampung-akhir-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/09\/16\/kemen-pkp-bedah-rumah-tak-layak-huni-di-sumut-target-rampung-akhir-2025\/","title":{"rendered":"Kemen PKP Bedah Rumah Tak Layak Huni di Sumut, Target Rampung Akhir 2025"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff9900;\">BoNA Nsws. <span style=\"color: #3366ff;\">Medan,\u00a0<span style=\"color: #339966;\">Sumatera Utara.\u00a0<\/span><\/span><\/span>\u00a0\u2013 Pemerintah melalui <strong>Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP)<\/strong> resmi meluncurkan program renovasi <strong>1.992 unit rumah tidak layak huni (RTLH)<\/strong> di Sumatera Utara. Program ini menggunakan anggaran sekitar <strong>Rp30 miliar<\/strong> dengan target selesai sebelum akhir 2025.<\/p>\n<p>Rumah-rumah yang akan diperbaiki tersebar di <strong>13 kabupaten\/kota<\/strong> termasuk Medan, Deli Serdang, Asahan, Simalungun, hingga Tapanuli.<\/p>\n<h2>Program Bedah Rumah Jadi Harapan Warga<\/h2>\n<p>Indonesia masih memiliki <strong>12 juta keluarga<\/strong> yang belum menempati rumah layak huni. Di Sumut, ribuan keluarga masih tinggal di rumah berdinding papan, berlantai tanah, atau beratap bocor.<\/p>\n<p>Menteri PKP dalam konferensi pers di Jakarta, <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>, menegaskan komitmen pemerintah:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSetiap warga negara berhak atas tempat tinggal yang layak. Program bedah rumah ini adalah wujud hadirnya negara untuk rakyat kecil. Tahun ini, Sumatera Utara mendapat alokasi 1.992 rumah,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Kemen PKP menyiapkan dana <strong>Rp30 miliar<\/strong>. Setiap penerima manfaat akan memperoleh <strong>stimulan renovasi sekitar Rp20 juta per unit<\/strong>.<\/p>\n<p>Dana itu tidak diberikan tunai, melainkan dalam bentuk <strong>bahan bangunan<\/strong> dan <strong>pendampingan teknis<\/strong>. Penerima manfaat wajib ikut bergotong royong agar pembangunan lebih efisien.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumut, saat ditemui di Medan, <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>, menjelaskan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSaat ini proses verifikasi sedang berlangsung. Setelah selesai, material segera disalurkan agar pembangunan bisa dimulai. Target kami, seluruh unit rampung sebelum akhir &#8220;<\/p><\/blockquote>\n<p>Berikut <strong>13 daerah di Sumut<\/strong> yang mendapat jatah program Bedah Rumah 2025:<\/p>\n<ol>\n<li>Kota Medan<\/li>\n<li>Kabupaten Deli Serdang<\/li>\n<li>Kabupaten Asahan<\/li>\n<li>Kabupaten Simalungun<\/li>\n<li>Kabupaten Langkat<\/li>\n<li>Kabupaten Toba<\/li>\n<li>Kabupaten Samosir<\/li>\n<li>Kabupaten Humbang Hasundutan<\/li>\n<li>Kabupaten Tapanuli Utara<\/li>\n<li>Kabupaten Tapanuli Tengah<\/li>\n<li>Kabupaten Tapanuli Selatan<\/li>\n<li>Kota Padang Sidempuan<\/li>\n<li>Kabupaten Serdang Bedagai<\/li>\n<\/ol>\n<p>Jumlah rumah per kabupaten\/kota menyesuaikan hasil verifikasi lapangan.<\/p>\n<p>Di Medan Helvetia, seorang warga, <strong>Siti Aminah (46)<\/strong>, sudah menempati rumah berdinding papan selama 20 tahun. Saat diwawancarai <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>, ia mengungkapkan harapannya:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKalau hujan deras, atap rumah bocor dan air masuk ke dalam. Anak-anak sering sakit. Saya berharap benar-benar masuk daftar penerima program ini. Mudah-mudahan pemerintah peduli dengan rakyat kecil.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Meski program disambut baik, ada beberapa tantangan:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Ketepatan Data<\/strong> \u2013 Data RTLH sering tidak mutakhir, sehingga rawan salah sasaran.<\/li>\n<li><strong>Waktu Singkat<\/strong> \u2013 Hanya tersisa 3 bulan hingga akhir tahun, proses harus berjalan cepat.<\/li>\n<li><strong>Besaran Bantuan<\/strong> \u2013 Rp20 juta per rumah dianggap belum cukup untuk renovasi total.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pakar kebijakan perumahan, <strong>Dr. Budi Santoso<\/strong>, dalam diskusi di Universitas Sumatera Utara, <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>, menyarankan sinergi lintas pihak:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPemerintah daerah harus ikut menyediakan dana pendamping. Kalau hanya mengandalkan pusat, hasilnya terbatas. Kolaborasi dengan masyarakat juga penting.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Selain memperbaiki rumah, program ini juga mendorong ekonomi daerah. Permintaan semen, pasir, batu bata, hingga tenaga tukang akan meningkat.<\/p>\n<p>Menurut analis ekonomi pembangunan, <strong>Rp30 miliar<\/strong> yang berputar di tingkat desa\/kelurahan akan memberi <strong>multiplier effect<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWarung kecil, transportasi material, hingga tukang bangunan akan ikut merasakan dampaknya,\u201d kata analis ekonomi, <strong>Julius Marbun<\/strong>, di Medan,<\/p><\/blockquote>\n<p>DPRD Sumut menyatakan dukungan, namun rapat paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD 2025 pada <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong> menjadi sorotan karena hanya sekitar 30 dari 99 anggota hadir.<\/p>\n<p>Aktivis mahasiswa menilai absennya anggota dewan menunjukkan kurangnya kepedulian.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSeharusnya DPRD hadir penuh mengawal program kerakyatan seperti ini,\u201d ujar <strong>Andi Pratama<\/strong>, aktivis mahasiswa, di Medan.<\/p><\/blockquote>\n<p>BMKG Sumut memperingatkan potensi hujan lebat pada September\u2013Desember 2025. Gelombang laut hingga 2,5 meter bisa menghambat distribusi material ke daerah kepulauan seperti Samosir.<\/p>\n<p>Kepala BMKG Wilayah I Medan, dalam siaran pers <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>, mengingatkan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKontraktor dan pemerintah daerah perlu menyiapkan rencana kontinjensi agar distribusi material tidak terhambat cuaca ekstrem.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Program bedah rumah menjadi simbol kehadiran negara. Bagi ribuan keluarga di Sumut, rumah baru bukan hanya tempat tinggal, tapi juga <strong>martabat<\/strong>.<\/p>\n<p>Menteri PKP kembali menegaskan pada <strong>Selasa (16\/9\/2025)<\/strong>:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKalau semua berjalan lancar, tahun depan kami siap menambah kuota. Misi kita jelas: mengurangi rumah tidak layak huni secara signifikan sebelum 2029.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan <strong>1.992 rumah<\/strong> yang akan direnovasi tahun ini, pemerintah berusaha menghadirkan h<strong>unian layak, sehat, dan manusiawi<\/strong> untuk warga Sumatera Utara. Meski masih ada tantangan teknis dan birokrasi, program ini diharapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi rakyat kecil.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BoNA Nsws. Medan,\u00a0Sumatera Utara.\u00a0\u00a0\u2013 Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) resmi meluncurkan program renovasi 1.992 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Sumatera Utara. Program ini menggunakan anggaran sekitar Rp30 miliar dengan target selesai sebelum akhir 2025. Rumah-rumah yang akan diperbaiki tersebar di 13 kabupaten\/kota termasuk Medan, Deli Serdang, Asahan, Simalungun, hingga [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2262,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,3],"tags":[],"class_list":["post-2259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pemerintah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2259"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2259\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2263,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2259\/revisions\/2263"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2262"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}