{"id":3262,"date":"2025-10-11T04:51:27","date_gmt":"2025-10-10T21:51:27","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3262"},"modified":"2025-10-11T04:51:27","modified_gmt":"2025-10-10T21:51:27","slug":"berjuang-dari-medan-ke-kudus-atlet-bela-diri-sumut-bawa-mimpi-dan-semangat-juang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/10\/11\/berjuang-dari-medan-ke-kudus-atlet-bela-diri-sumut-bawa-mimpi-dan-semangat-juang\/","title":{"rendered":"Berjuang dari Medan ke Kudus, Atlet Bela Diri Sumut Bawa Mimpi dan Semangat Juang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Medan,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Sumatera Utara. <\/span><\/span><\/span>\u00a0\u2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumut resmi melepas kontingen bela diri yang akan mewakili daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Upacara pelepasan digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu siang, 8 Oktober 2025, dan dihadiri seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran pengurus KONI Sumut.<\/p>\n<p>PON Bela Diri II tahun 2025 dijadwalkan berlangsung pada 12 sampai 26 Oktober 2025 di Kudus. Ajang ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi dalam sepuluh cabang olahraga bela diri: wushu, karate, judo, jujitsu, pencak silat, sambo, kempo, taekwondo, tarung derajat, dan gulat.<\/p>\n<p>Sumatera Utara menurunkan <strong>122 atlet<\/strong>, <strong>38 pelatih<\/strong>, dan <strong>42 ofisial<\/strong>, menjadikan kontingen ini salah satu yang terbesar di antara peserta. Pelepasan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara <strong>Togap Simangunsong<\/strong>, yang hadir mewakili Gubernur Bobby Nasution.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Togap Simangunsong menekankan bahwa pelepasan atlet bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud kepercayaan dan tanggung jawab besar yang dipikul oleh seluruh kontingen.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cTugas para atlet tidak ringan, tetapi sangat mulia. Kalian membawa nama baik daerah ini ke tingkat nasional. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan bertandinglah dengan semangat Sumatera Utara yang pantang menyerah,\u201d ujar Togap di hadapan para peserta, Rabu, 8 Oktober 2025.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi akan terus mendukung program pembinaan olahraga, terutama di cabang-cabang bela diri yang selama ini menjadi andalan Sumatera Utara dalam berbagai ajang nasional.<\/p>\n<p>Ketua Umum KONI Sumut, <strong>Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar<\/strong>, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam PON Bela Diri II ini merupakan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang menuju PON XXII\/2028. Ia menegaskan bahwa kontingen Sumut menargetkan <strong>40 medali<\/strong> dari seluruh cabang yang diikuti.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami memberangkatkan 122 atlet, 38 pelatih, dan 42 ofisial dari sepuluh cabang olahraga. Mereka adalah atlet terbaik hasil seleksi yang ketat dan sebagian besar merupakan peraih medali di PON 2024 Aceh\u2013Sumut,\u201d ujar Hatunggal Siregar saat pelepasan kontingen.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia menambahkan, seluruh atlet yang berangkat telah menandatangani fakta integritas agar tetap membela Sumatera Utara dan tidak berpindah provinsi. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga daerah.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPON Bela Diri bukan sekadar kompetisi. Ini adalah tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga bela diri di Sumut. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar target 40 medali dapat tercapai,\u201d tegasnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>KONI Sumut sebelumnya menjalankan <strong>Program Pembinaan Intensif (PPI)<\/strong> sejak Juli 2025, melibatkan lebih dari seratus atlet peraih medali PON 2024. Program ini berfokus pada pelatihan teknik, peningkatan fisik, serta pembinaan mental dan disiplin tanding.<\/p>\n<p>Pada Jumat, <strong>10 Oktober 2025<\/strong>, gelombang pertama keberangkatan kontingen dilakukan. Sebanyak <strong>53 atlet, pelatih, dan ofisial<\/strong> diberangkatkan dari Medan menuju Kudus menggunakan penerbangan komersial melalui Bandara Kualanamu. Rombongan ini merupakan bagian awal dari kontingen besar yang akan menyusul dalam beberapa hari berikutnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, <strong>Syaiful Syafri<\/strong>, menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan logistik dan akomodasi telah dipersiapkan dengan baik.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami memastikan seluruh atlet berangkat dalam kondisi sehat dan fokus. Pemerintah Provinsi juga memberikan jaminan asuransi melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi semua peserta untuk mengantisipasi risiko selama perjalanan dan pertandingan,\u201d jelas Syaiful.<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Target Per Cabang Olahraga<\/strong><\/h3>\n<h4><strong>Karate: Pertahankan Tradisi Emas<\/strong><\/h4>\n<p>Ketua Umum FORKI Sumut, <strong>Rahmat Shah<\/strong>, menegaskan bahwa cabang karate menargetkan mempertahankan prestasi tiga medali emas seperti pada PON 2024. Tim karate diperkuat oleh sejumlah nama unggulan nasional seperti <strong>Rizki Lawyer<\/strong>, <strong>Adi Kurniawan<\/strong>, <strong>Reza Mahendra<\/strong>, <strong>Arnela Putri Wanddari<\/strong>, <strong>Meiviona Zuhrina<\/strong>, <strong>Leica Al Humaira<\/strong>, dan <strong>Dessynta Banurea<\/strong>.<br \/>\nPelatih kepala <strong>Dedi Irwansyah Siregar<\/strong> menilai kesiapan atlet mencapai 95 persen setelah menjalani pemusatan latihan di Medan selama dua bulan terakhir.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami tidak hanya menargetkan medali, tapi juga memperbaiki teknik dan mental bertanding agar karate Sumut kembali disegani,\u201d kata Dedi.<\/p><\/blockquote>\n<h4><strong>Gulat: Fokus pada Regenerasi dan Prestasi<\/strong><\/h4>\n<p>Cabang gulat menjadi salah satu tumpuan Sumut. Tim yang dipimpin manajer <strong>Mangasi Simangunsong<\/strong> dan dilatih oleh <strong>Daslan Gultom<\/strong>, <strong>Jan Bobby Barus<\/strong>, serta <strong>Aldo Yusuf Simangunsong<\/strong> membawa 14 atlet.<br \/>\nDi antara mereka, terdapat nama-nama berpengalaman seperti <strong>Libra Parklindo Sembiring<\/strong>, <strong>Bram Gunanta Fransiskus Sembiring<\/strong>, <strong>Dodi Haryansah Chaniago<\/strong>, <strong>Wilanta Bregsi Tarigan<\/strong>, dan <strong>Junaldi Pratama Sembiring<\/strong> untuk kategori putra.<br \/>\nSementara di sektor putri, ada <strong>Dewi Sartika Nasution<\/strong>, <strong>Bulan Oktapia Manalu<\/strong>, <strong>Belinda Manalu<\/strong>, <strong>Putri Septia<\/strong>, dan <strong>Agata Clara Gracia Tarigan<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cGulat Sumut datang bukan untuk sekadar berpartisipasi. Kami menargetkan dua emas dan beberapa perak melalui nomor gaya bebas dan Greco Roman,\u201d ujar Mangasi Simangunsong, Kamis, 9 Oktober 2025.<\/p><\/blockquote>\n<h4><strong>Pencak Silat: Harapan Baru dari Generasi Muda<\/strong><\/h4>\n<p>Pelatih kepala pencak silat Sumut, <strong>Zulkifli Nasution<\/strong>, mengungkapkan bahwa timnya menargetkan dua medali emas di Kudus.<br \/>\nAtlet yang akan berlaga antara lain <strong>Egi Pandira Sinaga<\/strong>, <strong>M. Nuansyah Putra Ramadhan<\/strong>, <strong>Alfin Nasril Khairi<\/strong>, <strong>Raffi Jibrilian Bangun<\/strong>, <strong>M. Sayyid Sabiq<\/strong>, <strong>Albert Sembiring<\/strong>, <strong>M. Azi Aladila<\/strong>, serta atlet putri <strong>Nadia Utami Heryanti<\/strong>, <strong>Reyna Putri Sekar Lestari<\/strong>, dan <strong>Dwi Anggraini<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSebagian besar adalah atlet muda hasil pembinaan daerah. Kami percaya pengalaman di Kudus akan menjadi batu loncatan menuju PON berikutnya,\u201d ujar Zulkifli.<\/p><\/blockquote>\n<h4><strong>Wushu dan Taekwondo: Andalan Stabil<\/strong><\/h4>\n<p>Tim wushu Sumut diperkuat oleh <strong>Ydris Talenta Barus<\/strong> (48 kg putra) dan <strong>Fereddy Sinaga<\/strong> (52 kg putra). Ketua Wushu Sumut, <strong>Antonius Saragih<\/strong>, menargetkan satu emas dan satu perak.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWushu adalah cabang yang konsisten menyumbang medali di setiap ajang nasional. Fokus kami menjaga kebugaran dan adaptasi terhadap kondisi arena di Kudus,\u201d jelas Antonius.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sementara tim Taekwondo Sumut, yang dipimpin oleh <strong>Rahmad Syahputra<\/strong>, membawa 23 atlet putra-putri\u201416 di nomor kyorugi dan 7 di poomsae.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cTarget realistis kami adalah satu emas dan dua perak. Tetapi kami juga ingin menunjukkan semangat juang atlet muda Sumut,\u201d ujar Rahmad pada Jumat, 10 Oktober 2025.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam sambutannya, Togap Simangunsong menyebut bahwa Pemerintah Provinsi memberikan dukungan penuh terhadap seluruh cabang olahraga. Selain fasilitas pelatihan dan asuransi, Pemprov juga menjanjikan <strong>bonus bagi peraih medali<\/strong> sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKita tidak ingin atlet berjuang sendirian. Pemerintah hadir untuk memastikan hak mereka terpenuhi, termasuk insentif bagi yang mengharumkan nama Sumut,\u201d katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia menambahkan, keberhasilan kontingen dalam ajang ini akan menjadi barometer untuk menilai efektivitas pembinaan olahraga di daerah.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKalau hasilnya bagus, berarti sistem pembinaan kita berjalan. Kalau masih kurang, kita akan perbaiki. PON Bela Diri ini adalah laboratorium prestasi bagi Sumatera Utara,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Suasana haru menyelimuti acara pelepasan ketika para atlet satu per satu menerima bendera kontingen dari Ketua KONI Sumut. Lagu \u201c<em>Mars Sumatera Utara\u201d<\/em> menggema di aula, disambut tepuk tangan dan yel-yel semangat dari para atlet muda.<\/p>\n<p>Salah satu atlet karate, <strong>Arnela Putri Wanddari<\/strong>, mengungkapkan tekadnya mewakili daerah.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSaya sudah berlatih sejak lama dan ini kesempatan untuk membuktikan hasil kerja keras kami. Kami ingin membawa medali emas untuk Sumut,\u201d ujar Arnela dengan mata berbinar.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sementara atlet gulat <strong>Bram Gunanta Sembiring<\/strong> menambahkan bahwa keberangkatan kali ini terasa lebih istimewa karena didukung penuh oleh masyarakat dan pemerintah daerah.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami merasa lebih percaya diri karena dukungan dari masyarakat begitu besar. Kami janji akan memberikan yang terbaik,\u201d katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Kompetisi PON Bela Diri II di Kudus diperkirakan berlangsung sangat ketat. Provinsi seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur membawa atlet-atlet nasional bahkan internasional. Meski demikian, kontingen Sumut optimistis dapat bersaing.<\/p>\n<p>Pelatih kepala karate Sumut, Dedi Irwansyah, mengakui bahwa tantangan utama bukan hanya lawan berat, tetapi juga adaptasi terhadap cuaca Kudus yang lebih panas. Namun ia percaya mental juang atlet Sumut bisa mengatasinya.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami sudah mensimulasikan kondisi pertandingan dan melakukan latihan adaptasi. Kuncinya menjaga fokus dan ketenangan saat bertanding,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Keberangkatan kontingen bela diri Provinsi Sumatera Utara ke Kota Kudus bukan sekadar perjalanan menuju gelanggang pertandingan, melainkan simbol kebanggaan dan tekad seluruh masyarakat Sumut. Dari gulat hingga wushu, dari karate hingga pencak silat, semangat yang sama mengalir: berjuang, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah.<\/p>\n<p>Ketua KONI Sumut, Hatunggal Siregar, menutup sambutannya dengan pesan sederhana namun penuh makna.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKemenangan bukan hanya soal medali, tetapi tentang keberanian untuk tampil, disiplin dalam latihan, dan loyalitas terhadap daerah sendiri. Pulanglah dengan kebanggaan, apa pun hasilnya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan semangat itu, 122 atlet Sumatera Utara resmi mengibarkan panji daerah di PON Bela Diri II 2025, membawa harapan besar dari jutaan masyarakat yang menanti kabar gembira dari Kudus.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Medan,\u00a0Sumatera Utara. \u00a0\u2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumut resmi melepas kontingen bela diri yang akan mewakili daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Upacara pelepasan digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu siang, 8 [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3265,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,222,31],"tags":[],"class_list":["post-3262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3262"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3266,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3262\/revisions\/3266"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}