{"id":3289,"date":"2025-10-11T04:05:24","date_gmt":"2025-10-10T21:05:24","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3289"},"modified":"2025-10-12T04:12:08","modified_gmt":"2025-10-11T21:12:08","slug":"dua-luke-bersaing-di-leicester","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/10\/11\/dua-luke-bersaing-di-leicester\/","title":{"rendered":"Dua Luke Bersaing di Leicester"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Leicester,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Inggris. <\/span><\/span><\/span>\u00a0\u2014 Turnamen <strong>BOYLE Sports World Grand Prix 2025<\/strong> tengah memanas di <strong>Mattioli Arena, Leicester<\/strong>, Inggris. Ajang yang digelar sejak <strong>6 Oktober<\/strong> dan akan berakhir <strong>12 Oktober 2025<\/strong> ini mempertemukan para pemain top dunia seperti <strong>Luke Littler<\/strong>, <strong>Luke Humphries<\/strong>, <strong>Gerwyn Price<\/strong>, dan <strong>Jonny Clayton<\/strong>, dengan total hadiah mencapai <strong>\u00a3600.000<\/strong> atau sekitar <strong>Rp12 miliar<\/strong>.<\/p>\n<p>Format unik turnamen ini, \u201c<strong>double in, double out<\/strong>\u201d, membuat setiap pertandingan berlangsung penuh tekanan. Para pemain harus memulai dan menutup setiap leg dengan lemparan double \u2014 sebuah sistem yang dikenal sebagai tantangan tersulit dalam dunia darts profesional.<\/p>\n<p>Pertandingan perempat final pada <strong>Jumat malam, 10 Oktober 2025<\/strong>, menjadi salah satu laga paling dramatis dalam sejarah World Grand Prix. <strong>Luke Littler<\/strong>, pemain muda sensasional berusia 18 tahun asal Inggris, bangkit dari ketertinggalan untuk menyingkirkan <strong>Gerwyn Price<\/strong>, mantan juara dunia asal Wales.<\/p>\n<p>Littler sempat tertinggal dua set, tetapi akhirnya menang 3\u20132 lewat leg penentu dengan checkout 152 yang menakjubkan. Kemenangan itu disambut sorak meriah ribuan penonton di Mattioli Arena.<\/p>\n<p>Dalam konferensi pers usai pertandingan, Littler mengaku sempat gugup namun bangga dengan hasilnya.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWhat a game it was. I felt really nervous at times, but it was a great finish at the end,\u201d<br \/>\nujar <strong>Luke Littler<\/strong>, pemain Inggris sekaligus juara dunia remaja 2024, dikutip dari situs resmi <strong>PDC.tv<\/strong> (10\/10\/2025).<br \/>\n\u201cI thought my scoring was brilliant. My doubling-in wasn\u2019t as good, so now I\u2019m just waiting for them both to click together.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Littler menambahkan bahwa dirinya mencoba memperlambat tempo permainan dan tampil lebih sabar dibanding pertandingan sebelumnya. Strategi itu terbukti efektif.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cI slowed my pace down and felt calmer. It\u2019s something I\u2019ve been working on,\u201d tambahnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebaliknya, <strong>Gerwyn Price<\/strong> harus mengakui kekalahan pahit setelah melewatkan tiga match dart di set keempat \u2014 peluang yang membuka jalan bagi Littler untuk membalikkan keadaan.<\/p>\n<p>Di pertandingan perempat final lainnya, <strong>Luke Humphries<\/strong> juga menunjukkan performa gemilang. Pemain peringkat satu dunia itu menundukkan <strong>Cameron Menzies<\/strong> dengan skor 3\u20131 dan memastikan tempat di semifinal menghadapi <strong>Danny Noppert<\/strong>.<\/p>\n<p>Humphries, yang kini dikenal sebagai \u201cCool Hand Luke\u201d, menegaskan ambisinya untuk menambah gelar besar dalam kariernya.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cI\u2019ve won so many titles and I\u2019m proud of everything I\u2019ve achieved, but I want to win more,\u201d<br \/>\nkata <strong>Luke Humphries<\/strong>, juara dunia PDC 2023, dalam wawancara dengan <strong>PDC.tv<\/strong> (11\/10\/2025).<br \/>\n\u201cSince I\u2019ve started to slow my pace down a bit, I feel calmer and in control \u2014 maybe it\u2019s a new version of me coming out right now.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Ketika ditanya soal kemungkinan menghadapi Littler di final, Humphries tersenyum dan memberi komentar tajam.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cI saw Gerwyn\u2019s comment about everyone being scared of Luke. It\u2019s not true at all,\u201d<br \/>\nucapnya kepada <strong>DartsNews<\/strong> (11\/10\/2025).<br \/>\n\u201cI\u2019ve beaten him in three major finals \u2014 I\u2019m not scared to play him one bit.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Pernyataan itu dianggap sebagai bentuk \u201cperang urat saraf\u201d jelang kemungkinan final impian antara dua pemain muda terbaik Inggris tersebut.<\/p>\n<h2><strong>Turnamen Bergengsi dengan Format Paling Sulit<\/strong><\/h2>\n<p>World Grand Prix dikenal sebagai satu-satunya turnamen darts dengan format <strong>double-in, double-out<\/strong>, yang mewajibkan pemain untuk memulai setiap leg dengan lemparan double sebelum bisa mencetak skor. Format ini kerap memunculkan kejutan besar dan membuat banyak pemain unggulan kesulitan.<\/p>\n<p>Dalam wawancara dengan <strong>TalkSport<\/strong> (7\/10\/2025), Littler mengakui bahwa format tersebut cukup menantang.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cI didn\u2019t like it much at first because it\u2019s not something I practice often, but it\u2019s also what makes this tournament special,\u201d katanya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Tahun ini merupakan edisi ke-28 dari World Grand Prix sejak pertama kali digelar pada 1998. Turnamen disiarkan langsung oleh <strong>Sky Sports<\/strong>, <strong>Viaplay<\/strong>, <strong>DAZN<\/strong>, dan <strong>PDCTV<\/strong>, dengan jangkauan global ke lebih dari 120 negara.<\/p>\n<p>Hadiah utama senilai <strong>\u00a3120.000<\/strong> (sekitar Rp2,4 miliar) menanti sang juara, sedangkan runner-up akan menerima <strong>\u00a360.000<\/strong>.<\/p>\n<p>Babak semifinal yang berlangsung <strong>Sabtu malam, 11 Oktober 2025<\/strong>, menjadi penentu siapa yang akan tampil di final besar Minggu (12\/10).<br \/>\nDua laga semifinal yang ditunggu-tunggu adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Luke Humphries (1)<\/strong> vs <strong>Danny Noppert (7)<\/strong><\/li>\n<li><strong>Luke Littler (3)<\/strong> vs <strong>Jonny Clayton (5)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Kedua pertandingan akan menggunakan format <strong>best of nine sets<\/strong>, di mana pemain pertama yang memenangkan lima set akan melaju ke final.<\/p>\n<p>Turnamen kali ini juga diwarnai dengan atmosfer luar biasa di arena. Tiket semifinal dilaporkan ludes sejak dua pekan sebelumnya, menunjukkan antusiasme publik Inggris terhadap kebangkitan darts di kalangan generasi muda.<\/p>\n<p>Manajer Komersial <strong>Professional Darts Corporation (PDC)<\/strong>, <strong>Matthew Porter<\/strong>, mengatakan turnamen tahun ini mencatat rekor penonton tertinggi sejak pandemi.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWe\u2019ve seen record crowds again this week. The Leicester crowd has been incredible \u2014 they\u2019ve embraced the sport\u2019s new stars,\u201d<br \/>\nujarnya dalam rilis resmi <strong>PDC.tv<\/strong> (10\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Sejumlah analis meyakini peluang final \u201cLuke vs Luke\u201d antara Littler dan Humphries terbuka lebar.<br \/>\nKeduanya tampil konsisten sejak babak awal dan sama-sama mengalahkan lawan tangguh.<\/p>\n<p>Pakar darts dari Sky Sports, <strong>Wayne Mardle<\/strong>, menilai duel dua generasi itu akan menjadi simbol perubahan era.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cThis could be the moment darts officially enters its new era \u2014 Littler versus Humphries is the rivalry we\u2019ll see for the next decade,\u201d<br \/>\nkata Mardle dalam program <em>Night at the Oche<\/em> (Sky Sports, 11\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Namun, ia juga mengingatkan bahwa format Grand Prix yang sulit bisa menggagalkan favorit mana pun.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cIn this format, one missed double can change everything,\u201d tambahnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Jonny Clayton, juara Grand Prix 2021, menegaskan tidak akan gentar menghadapi Littler di semifinal.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cLuke\u2019s a brilliant player, but I\u2019ve won this before \u2014 I know how to handle this format,\u201d ujar <strong>Jonny Clayton<\/strong>, dikutip dari <strong>Sky Sports Darts<\/strong> (11\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>World Grand Prix 2025 di Leicester bukan sekadar turnamen \u2014 ini adalah panggung peralihan generasi dalam dunia darts. Luke Littler mewakili semangat muda, sementara Luke Humphries simbol stabilitas dan pengalaman baru.<\/p>\n<p>Siapa pun yang keluar sebagai juara pada <strong>Minggu, 12 Oktober 2025<\/strong>, diyakini akan menandai era baru olahraga ini.<\/p>\n<p>Turnamen ini menegaskan satu hal: <strong>masa depan darts sudah tiba<\/strong>, dan namanya adalah <strong>Luke<\/strong> \u2014 entah Littler atau Humphries.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Leicester,\u00a0Inggris. \u00a0\u2014 Turnamen BOYLE Sports World Grand Prix 2025 tengah memanas di Mattioli Arena, Leicester, Inggris. Ajang yang digelar sejak 6 Oktober dan akan berakhir 12 Oktober 2025 ini mempertemukan para pemain top dunia seperti Luke Littler, Luke Humphries, Gerwyn Price, dan Jonny Clayton, dengan total hadiah mencapai \u00a3600.000 atau sekitar Rp12 miliar. Format [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3292,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,33,31],"tags":[],"class_list":["post-3289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-internasional","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3289"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3293,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289\/revisions\/3293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3292"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}