{"id":3536,"date":"2025-10-20T00:22:18","date_gmt":"2025-10-19T17:22:18","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3536"},"modified":"2025-10-20T00:22:18","modified_gmt":"2025-10-19T17:22:18","slug":"dua-pintu-normalisasi-netanyahu-terbuka-di-riyadh-tertutup-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/10\/20\/dua-pintu-normalisasi-netanyahu-terbuka-di-riyadh-tertutup-di-jakarta\/","title":{"rendered":"Dua Pintu Normalisasi Netanyahu: Terbuka di Riyadh, Tertutup di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Jakarta,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Indonesia. <\/span><\/span><\/span>\u00a0\u2013 Menjelang pemilihan legislatif di Israel, Perdana Menteri <strong>Benjamin Netanyahu<\/strong> kembali menghidupkan agenda besar kebijakan luar negeri: <strong>menormalisasi hubungan diplomatik<\/strong> dengan dua negara berpenduduk mayoritas Muslim, <strong>Arab Saudi<\/strong> dan <strong>Indonesia<\/strong>.<\/p>\n<p>Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya memperkuat citra Netanyahu di tengah tekanan politik dalam negeri. Namun, peta peluang keduanya berbeda tajam: Saudi Arabia dinilai masih \u201cterbuka terbatas\u201d, sementara Indonesia tegas menolak normalisasi selama isu kemerdekaan Palestina belum terselesaikan.<\/p>\n<h2><strong>Arab Saudi: Dialog Masih Terbuka, Tapi Syarat Tegas Palestina Merdeka<\/strong><\/h2>\n<p>Arab Saudi menjadi target diplomasi utama Netanyahu. Dalam pidatonya di <strong>Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)<\/strong> pada <strong>Jumat, 22 September 2023<\/strong>, Netanyahu menyatakan bahwa Israel \u201c<strong>berada di ambang kesepakatan bersejarah dengan Arab Saudi<\/strong>.\u201d<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWe are at the cusp of a historic peace agreement between Israel and Saudi Arabia,\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, UN General Assembly, New York (22\/9\/2023), sumber: AP News.<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Meski begitu, <strong>Kementerian Luar Negeri Arab Saudi<\/strong> menegaskan bahwa <strong>tidak ada normalisasi<\/strong> sebelum terbentuknya <strong>negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota<\/strong>.<br \/>\nDalam pernyataan resmi pada <strong>Rabu, 5 Februari 2025<\/strong>, juru bicara Kemenlu Saudi menyampaikan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cThere will be no diplomatic normalization with Israel without the establishment of an independent Palestinian state.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Riyadh (5\/2\/2025), sumber: The Jakarta Post.<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Utusan khusus Israel, <strong>Ron Dermer<\/strong>, menurut <em>The Washington Post<\/em> (25 April 2025), diketahui terus menjalin komunikasi informal dengan pejabat Saudi dan Amerika Serikat dalam upaya mempercepat proses diplomatik tersebut.<\/p>\n<h2><strong>Indonesia: Dukungan ke Palestina Masih Jadi Garis Merah<\/strong><\/h2>\n<p>Berbeda dengan Arab Saudi, peluang normalisasi dengan <strong>Indonesia<\/strong> masih sangat kecil.<br \/>\nNetanyahu dalam wawancara dengan <em>The Times of Israel<\/em> pada <strong>3 Januari 2024<\/strong> pernah menyerukan agar Israel dan Indonesia \u201cmembuka hubungan normal demi perdamaian dunia Islam.\u201d<\/p>\n<p>Namun, Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa <strong>tidak ada pembicaraan resmi<\/strong> dan bahwa <strong>dukungan kepada Palestina adalah prinsip utama diplomasi RI<\/strong>.<\/p>\n<p>Presiden <strong>Prabowo Subianto<\/strong> pada <strong>Rabu, 28 Mei 2025<\/strong>, dalam wawancara dengan <em>Reuters<\/em> di Jakarta, menyatakan:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cIndonesia is ready to open diplomatic relations with Israel only if Israel recognizes and grants full independence to Palestine.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia (28\/5\/2025), sumber: Reuters.<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI <strong>Lalu Muhammad Iqbal<\/strong> menegaskan kembali pada <strong>Kamis, 12 Juni 2025<\/strong>, bahwa Indonesia <strong>tidak memiliki hubungan diplomatik<\/strong> dengan Israel dan tidak akan mempertimbangkan normalisasi tanpa kemajuan signifikan dalam isu Palestina.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cIndonesia consistently supports the struggle of the Palestinian people and has no diplomatic relations with Israel.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Lalu Muhammad Iqbal, Juru Bicara Kemlu RI (12\/6\/2025), sumber: Kemlu.go.id.<\/em><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Motif Politik Menjelang Pemilu Israel<\/strong><\/h2>\n<p>Analis menilai langkah Netanyahu ini memiliki dimensi politik yang kuat. Dengan pemilu legislatif dijadwalkan pada <strong>Desember 2025<\/strong>, Netanyahu berupaya menampilkan diri sebagai pemimpin yang mampu memperluas jaringan diplomatik Israel.<\/p>\n<p>Namun, para pengamat menilai bahwa <strong>Arab Saudi dan Indonesia memiliki pertimbangan yang jauh berbeda<\/strong>.<br \/>\nAnalis hubungan internasional dari Universitas Gadjah Mada, <strong>Dr. Luthfi Rahman<\/strong>, mengatakan pada <strong>18 Oktober 2025<\/strong>:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cBagi Saudi, diplomasi ini berkaitan erat dengan kepentingan geopolitik dan hubungan dengan Amerika Serikat. Sedangkan bagi Indonesia, isu ini sangat ideologis dan terkait langsung dengan solidaritas terhadap Palestina.\u201d<br \/>\n\u2014 <em>Dr. Luthfi Rahman, Pengamat HI UGM (18\/10\/2025),\u00a0<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Jika normalisasi Israel\u2013Arab Saudi benar-benar terjadi, dampaknya akan mengguncang peta politik Timur Tengah dan memperkuat <strong>Abraham Accords<\/strong> \u2014 jaringan perjanjian damai Israel dengan UEA, Bahrain, dan Maroko.<\/p>\n<p>Namun, bagi Indonesia, perubahan sikap terhadap Israel akan membawa konsekuensi politik dan sosial yang besar, mengingat <strong>dukungan publik terhadap Palestina<\/strong> masih sangat kuat.<br \/>\nPosisi Indonesia di <strong>OKI, ASEAN, dan G20<\/strong> juga menjadikan keputusan semacam itu berdampak luas terhadap reputasi diplomatik kawasan.<\/p>\n<p>Upaya Netanyahu menormalisasi hubungan dengan Arab Saudi dan Indonesia mencerminkan ambisi politik luar negeri yang besar menjelang pemilu.<br \/>\nTetapi hingga kini, hanya <strong>dialog dengan Arab Saudi<\/strong> yang memiliki peluang realistis, sementara <strong>Indonesia tetap memegang teguh dukungan terhadap Palestina<\/strong>.<\/p>\n<p>Normalisasi penuh dengan kedua negara tampaknya masih akan menjadi wacana panjang yang menunggu perubahan besar dalam konflik Israel\u2013Palestina.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Jakarta,\u00a0Indonesia. \u00a0\u2013 Menjelang pemilihan legislatif di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali menghidupkan agenda besar kebijakan luar negeri: menormalisasi hubungan diplomatik dengan dua negara berpenduduk mayoritas Muslim, Arab Saudi dan Indonesia. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya memperkuat citra Netanyahu di tengah tekanan politik dalam negeri. Namun, peta peluang keduanya berbeda tajam: Saudi Arabia dinilai [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3539,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,33,87],"tags":[],"class_list":["post-3536","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-internasional","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3536"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3540,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536\/revisions\/3540"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}