{"id":3810,"date":"2025-10-24T22:00:13","date_gmt":"2025-10-24T15:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3810"},"modified":"2025-10-25T02:28:22","modified_gmt":"2025-10-24T19:28:22","slug":"kontroversi-surat-asn-beli-cabai-antara-kebijakan-menekan-inflasi-dan-dugaan-pemaksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/10\/24\/kontroversi-surat-asn-beli-cabai-antara-kebijakan-menekan-inflasi-dan-dugaan-pemaksaan\/","title":{"rendered":"Kontroversi Surat ASN Beli Cabai: Antara Kebijakan Menekan Inflasi dan Dugaan Pemaksaan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Medan,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Sumatera Utara. <\/span><\/span><\/span>\u2014 Kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendatangkan cabai merah dari Jember, Jawa Timur, untuk menekan inflasi, menuai polemik. Surat edaran Sekretaris Daerah Sumut bernomor <strong>500.1\/9065\/2025<\/strong> yang berisi instruksi kepada aparatur sipil negara (ASN) agar membeli cabai tersebut kini menjadi sorotan publik.<\/p>\n<h3><strong>Upaya Pemerintah Menekan Inflasi<\/strong><\/h3>\n<p>Pihak Pemprov Sumut menjelaskan bahwa langkah mendatangkan <strong>50 ton cabai merah<\/strong> dari Jawa dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, <strong>Poppy Marulita Hutagalung<\/strong>, menyebut program itu bagian dari <strong>intervensi pasokan pangan<\/strong> agar harga cabai tidak kembali melambung.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cIni bagian dari Gerakan Pencatatan Inflasi Sumut. Kita ingin menjaga ketersediaan stok agar harga tetap stabil. Pembelian oleh ASN bersifat partisipatif, bukan pemaksaan,\u201d jelas Poppy, Kamis (23\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Menurutnya, BUMD berperan sebagai pengelola pasokan dan distribusi cabai ke beberapa kabupaten\/kota, terutama Medan dan Deli Serdang. Pemerintah juga memastikan akan mengevaluasi kualitas produk yang dikirimkan oleh pemasok dari Jember.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKita sudah minta agar pemasok mengganti cabai yang tidak layak konsumsi. Ini soal pengendalian inflasi, bukan proyek bisnis,\u201d tambahnya.<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Kritik DPRD dan ASN soal Kualitas dan Pemaksaan<\/strong><\/h3>\n<p>Di sisi lain, sejumlah ASN dan anggota DPRD Sumut menilai kebijakan tersebut <strong>tidak tepat sasaran<\/strong>.<br \/>\nMereka menyebut sebagian cabai yang dikirim <strong>berkualitas buruk<\/strong>, bahkan ada yang <strong>lembek dan busuk<\/strong>.<\/p>\n<p>Anggota DPRD Sumut, <strong>Nezar Djoeli<\/strong>, mengecam isi surat edaran yang dianggap <strong>memaksa ASN<\/strong> membeli cabai dari Jawa.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cASN itu digaji untuk bekerja, bukan untuk diwajibkan membeli produk yang belum jelas kualitasnya. Ini kebijakan yang aneh dan perlu diperiksa Inspektorat,\u201d ujar Nezar kepada wartawan, Kamis (23\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Sejumlah ASN di lingkungan Pemprov Sumut juga menyampaikan keluhan senada. Mereka menyebut surat Sekda yang beredar secara internal menimbulkan kesan wajib, meski tidak disertai sanksi tertulis.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKalau semua atasan sudah mengedarkan perintah, mau tidak mau ASN merasa harus ikut. Jadi meski disebut sukarela, praktiknya terasa seperti kewajiban,\u201d kata salah satu ASN yang enggan disebut namanya, Jum&#8217;at (24\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Program Baik, Eksekusi Bermasalah<\/strong><\/h3>\n<p>Kebijakan mendatangkan cabai dari Jawa sejatinya bertujuan positif: menekan inflasi pangan di Sumut yang sempat tinggi akibat pasokan lokal terganggu. Namun, pelaksanaannya menimbulkan kontroversi setelah <strong>surat edaran internal bocor ke publik<\/strong> dan laporan mengenai <strong>kualitas cabai yang menurun<\/strong> mencuat.<\/p>\n<p>Hingga kini, Pemprov Sumut belum secara terbuka mempublikasikan isi lengkap surat tersebut, namun <strong>mengakui keberadaannya<\/strong> dan berjanji melakukan <strong>evaluasi atas distribusi dan kualitas barang.<\/strong><\/p>\n<p>Kasus \u201csurat ASN beli cabai\u201d ini memperlihatkan benturan antara <strong>niat baik kebijakan ekonomi pemerintah<\/strong> dan <strong>sensitivitas publik terhadap kebijakan yang menyentuh langsung ASN dan konsumen<\/strong>.<br \/>\nPublik kini menanti langkah Pemprov Sumut memperbaiki mekanisme pengadaan, memastikan kualitas pasokan, dan menghindari kesan pemaksaan terhadap ASN.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Medan,\u00a0Sumatera Utara. \u2014 Kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendatangkan cabai merah dari Jember, Jawa Timur, untuk menekan inflasi, menuai polemik. Surat edaran Sekretaris Daerah Sumut bernomor 500.1\/9065\/2025 yang berisi instruksi kepada aparatur sipil negara (ASN) agar membeli cabai tersebut kini menjadi sorotan publik. Upaya Pemerintah Menekan Inflasi Pihak Pemprov Sumut menjelaskan bahwa [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3813,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,222,3,217],"tags":[],"class_list":["post-3810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-pemerintah","category-provinsi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3810"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3814,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3810\/revisions\/3814"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}