{"id":3831,"date":"2025-10-28T02:52:30","date_gmt":"2025-10-27T19:52:30","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3831"},"modified":"2025-10-28T02:52:30","modified_gmt":"2025-10-27T19:52:30","slug":"kri-belati-622-tonggak-baru-kemandirian-dan-inovasi-kapal-perang-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/10\/28\/kri-belati-622-tonggak-baru-kemandirian-dan-inovasi-kapal-perang-indonesia\/","title":{"rendered":"KRI Belati-622: Tonggak Baru Kemandirian dan Inovasi Kapal Perang Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Jakarta,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Indonesia. <\/span><\/span><\/span><strong>\u2014<\/strong> Dalam langkah bersejarah bagi modernisasi kekuatan laut Indonesia, <strong>Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL)<\/strong> resmi mengkomisikan kapal cepat rudal terbaru mereka, <strong>KRI Belati-622<\/strong>, pada <strong>24 Oktober 2025<\/strong>.<\/p>\n<p>Kapal ini bukan sekadar tambahan armada, tetapi menjadi simbol <strong>era baru inovasi, kolaborasi industri, dan kemandirian teknologi pertahanan nasional<\/strong>.<\/p>\n<p>KRI Belati merupakan varian terbaru dari <strong>kapal serang cepat (fast attack craft) tipe KCR-60M<\/strong>, namun dengan perbedaan besar yang menandai kemajuan desain: kapal ini menjadi <strong>yang pertama menggunakan sistem propulsi waterjet-hybrid<\/strong>, sekaligus <strong>yang pertama dibangun oleh galangan kapal swasta nasional<\/strong>, bukan oleh BUMN seperti pendahulunya.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKRI Belati-622 adalah bukti nyata kemajuan industri pertahanan dalam negeri yang semakin mandiri dan inovatif. Kapal ini membuktikan kemampuan anak bangsa membangun alutsista berteknologi tinggi tanpa bergantung pada pihak asing,\u201d ujar <strong>Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin<\/strong> dalam upacara peresmian di Jakarta, Jum&#8217;at (<strong>24\/10\/2025)<\/strong>.<\/p>\n<p>\u201cKapal ini membuktikan kemampuan anak bangsa membangun alutsista berteknologi tinggi tanpa bergantung pada pihak asing.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Komisioning KRI Belati merupakan bagian dari strategi besar TNI AL dalam program <strong>Minimum Essential Force (MEF) tahap III (2025\u20132029)<\/strong>. Kapal ini memperkuat lini <strong>Kapal Cepat Rudal (KCR)<\/strong> yang selama ini menjadi tulang punggung armada patroli cepat dan penyerang jarak menengah TNI AL.<\/p>\n<p>Sebelum Belati, TNI AL telah memiliki enam unit KCR-60M yang sebagian besar dibangun oleh <strong>PT PAL Indonesia (Persero)<\/strong>. KRI Belati menjadi istimewa karena dikerjakan oleh <strong>perusahaan swasta nasional PT Tesco Indomaritim<\/strong>, langkah penting dalam diversifikasi pelaku industri pertahanan dalam negeri.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKeterlibatan sektor swasta menjadi tonggak penting. Kami tidak hanya berbicara kemandirian, tetapi juga efisiensi dan daya saing,\u201d<br \/>\njelas <strong>Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Keterlibatan swasta ini sejalan dengan kebijakan <strong>P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri)<\/strong> dan program Presiden RI <strong>Prabowo Subianto<\/strong> yang menekankan <strong>kemandirian industri pertahanan sebagai fondasi ekonomi nasional.<\/strong><\/p>\n<h3><strong>Teknologi Waterjet-Hybrid: Lompatan Dalam Manuver dan Efisiensi<\/strong><\/h3>\n<p>KRI Belati-622 adalah <strong>varian pertama KCR-60M dengan sistem propulsi hybrid waterjet<\/strong>, yang memadukan <strong>mesin diesel konvensional dan waterjet berkecepatan tinggi.<\/strong><br \/>\nSistem ini memberi kapal <strong>manuver lebih lincah, akselerasi lebih cepat, dan kebisingan lebih rendah<\/strong>, ideal untuk misi serangan cepat serta operasi di perairan sempit.<\/p>\n<p>Menurut laporan <strong>Janes Defence, Sabtu (25\/10\/2025)<\/strong>, KRI Belati menggunakan konfigurasi <strong>hybrid propulsion system<\/strong> yang memungkinkan dua mode operasi:<\/p>\n<ul>\n<li><em>Mode patroli<\/em> (efisien bahan bakar), dan<\/li>\n<li><em>Mode tempur<\/em> (kecepatan tinggi &gt; 30 knot).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kapal sepanjang <strong>62 meter<\/strong> dan lebar <strong>9 meter<\/strong> ini memiliki jangkauan operasi sekitar <strong>2.400 mil laut<\/strong>, digerakkan oleh <strong>dua mesin diesel MTU<\/strong> serta <strong>dua unit waterjet HamiltonJet<\/strong>.<br \/>\nDesain baru ini juga mengurangi kebutuhan perawatan dibanding sistem propeller konvensional.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cWaterjet memberi keunggulan signifikan dalam kecepatan dan kelincahan, terutama di perairan littoral,\u201d<br \/>\ntulis <strong>Janes<\/strong>, menambahkan bahwa sistem hybrid memperpanjang usia pakai kapal dan menurunkan biaya operasi.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebagai kapal serang cepat, KRI Belati dirancang untuk <strong>misi multiperan<\/strong>: patroli, pengawasan perbatasan, dan serangan terbatas.<br \/>\nKapal ini dilengkapi <strong>meriam utama Bofors 57 mm Mk3<\/strong>, senjata sekunder 20 mm, serta <strong>peluncur rudal anti-kapal C-705<\/strong>.<br \/>\nVarian ini juga mengusung <strong>sistem kendali tembak dan radar baru<\/strong>, meningkatkan akurasi deteksi dan penembakan.<\/p>\n<p>Dengan awak sekitar <strong>45 orang<\/strong>, kapal ini dilengkapi sistem navigasi, komunikasi, dan kontrol otomatis berbasis digital.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKRI Belati membawa standar baru bagi KCR buatan lokal: lebih cepat, lebih tenang, dan lebih efisien,\u201d<br \/>\ntulis <strong>Naval News, Sabtu<\/strong> (25\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Galangan PT Tesco Indomaritim \u2014 berlokasi di Bekasi \u2014 menjadi pelaksana pembangunan KRI Belati-622.<br \/>\nPerusahaan ini dikenal berpengalaman memproduksi kapal patroli untuk Bakamla dan TNI AL, tetapi proyek KCR-60M adalah <strong>kontrak terbesar dan paling kompleks<\/strong> dalam sejarahnya.<\/p>\n<p>Dalam rilis resmi, <strong>Kemhan RI<\/strong> menegaskan proyek ini \u201chasil nyata kolaborasi pemerintah, BUMN, dan swasta\u201d untuk mewujudkan kemandirian pertahanan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPembangunan KRI Belati menunjukkan bahwa industri swasta nasional telah mampu membangun kapal perang kelas menengah berteknologi modern,\u201d<br \/>\nujar <strong>Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Kolaborasi ini membuka peluang <strong>transfer teknologi<\/strong> dan mendorong penguasaan desain kapal hybrid nasional untuk generasi selanjutnya, termasuk rencana KCR-70 dan kapal kombatan ringan (Littoral Combat Ship).<\/p>\n<h3><strong>Transformasi Maritim Indonesia<\/strong><\/h3>\n<p>KRI Belati bukan hanya kapal baru, melainkan <strong>tanda transformasi strategis TNI AL<\/strong> menuju armada <strong>modular, efisien, dan berbasis teknologi dalam negeri.<\/strong><\/p>\n<p>Dengan teknologi hybrid, TNI AL kini memiliki <strong>kapal yang lebih adaptif terhadap misi littoral dan blue-water<\/strong>, memperkuat daya gentar Indonesia di kawasan.<\/p>\n<p>Menurut sumber TNI AL, KRI Belati akan menjadi <strong>prototipe Batch II KCR-60M<\/strong> dengan teknologi hybrid waterjet.<br \/>\nBeberapa galangan lokal telah disebut akan terlibat dalam pembangunan lanjutan.<br \/>\nRencana jangka panjang TNI AL adalah mengembangkan kapal cepat generasi baru dengan propulsi full-electric dan desain ramah lingkungan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSetiap kapal baru harus membawa inovasi, bukan sekadar pengulangan desain lama,\u201d<br \/>\ntegas <strong>Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali<\/strong>, <strong>KSAL<\/strong>, kepada wartawan, Sabtu (25\/10\/2025)<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Simbol Baru Dari Laut Nusantara<\/strong><\/h3>\n<p>Nama <strong>\u201cBelati\u201d<\/strong> terasa simbolis \u2014 kecil namun tajam, cepat namun mematikan.<br \/>\nKapal ini mencerminkan karakter armada cepat TNI AL yang siap menjaga kedaulatan laut nusantara.<\/p>\n<p>KRI Belati-622 menandai <strong>sinergi tiga kekuatan besar:<\/strong><br \/>\nkemajuan teknologi, kemandirian industri, dan visi strategis pertahanan maritim.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cDengan KRI Belati, Indonesia menegaskan diri bukan lagi sekadar pengguna teknologi pertahanan, tetapi pencipta dan pengembangnya,\u201d<br \/>\nkata <strong>Presiden Prabowo Subianto<\/strong> dalam sambutan peringatan Hari Bela Negara, Minggu\u00a0 (26\/10\/2025).<\/p><\/blockquote>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Jakarta,\u00a0Indonesia. \u2014 Dalam langkah bersejarah bagi modernisasi kekuatan laut Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi mengkomisikan kapal cepat rudal terbaru mereka, KRI Belati-622, pada 24 Oktober 2025. Kapal ini bukan sekadar tambahan armada, tetapi menjadi simbol era baru inovasi, kolaborasi industri, dan kemandirian teknologi pertahanan nasional. KRI Belati merupakan varian terbaru [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3834,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,85,3,220],"tags":[],"class_list":["post-3831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-militer","category-pemerintah","category-pusat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3835,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3831\/revisions\/3835"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}