{"id":3878,"date":"2025-11-02T00:46:47","date_gmt":"2025-11-01T17:46:47","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=3878"},"modified":"2025-11-02T00:46:47","modified_gmt":"2025-11-01T17:46:47","slug":"novi-sad-mengenang-16-korban-runtuhnya-stasiun-kereta-publik-tuntut-perubahan-sistemik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/11\/02\/novi-sad-mengenang-16-korban-runtuhnya-stasiun-kereta-publik-tuntut-perubahan-sistemik\/","title":{"rendered":"Novi Sad Mengenang 16 Korban Runtuhnya Stasiun Kereta, Publik Tuntut Perubahan Sistemik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\">Novi Sad,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Serbia. <\/span><\/span><\/span><strong>\u00a0\u2014 <\/strong>Tepat satu tahun setelah tragedi runtuhnya atap stasiun kereta utama Novi Sad, puluhan ribu warga Serbia turun ke jalan pada Sabtu (1\/11\/2025) untuk mengenang para korban sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas salah satu bencana infrastruktur terburuk dalam sejarah negara itu.<\/p>\n<p>Peringatan tersebut digelar di depan area stasiun yang kini masih tertutup pagar logam dan dipenuhi karangan bunga. Ribuan lilin dinyalakan, sementara nama-nama <strong>16 korban jiwa<\/strong> dibacakan satu per satu diiringi <strong>16 menit hening<\/strong> \u2014 simbol penghormatan sekaligus penegasan bahwa luka kolektif ini belum sembuh.<\/p>\n<p>Ratusan keluarga korban, mahasiswa, pekerja, hingga tokoh masyarakat menghadiri acara tersebut. Menurut <strong>Reuters (1\/11\/2025)<\/strong>, sekitar <strong>30.000 orang<\/strong> memenuhi kawasan stasiun dan Lapangan Trg Slobode, membawa spanduk bertuliskan <em>\u201cKeadilan untuk Novi Sad\u201d<\/em>, <em>\u201cKorupsi Membunuh\u201d<\/em>, dan <em>\u201cKami Tidak Akan Lupa.\u201d<\/em><\/p>\n<blockquote><p>\u201cAnak saya meninggal karena kesalahan orang yang seharusnya menjaga keselamatan publik. Kami ingin keadilan, bukan belas kasihan,\u201d ujar <strong>Jelena Vukovi\u0107<\/strong>, ibu salah satu korban, kepada <strong>Al Jazeera<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Demonstrasi berlangsung damai, diwarnai doa lintas agama, lagu-lagu peringatan, serta pidato para aktivis antikorupsi. Aksi itu kemudian meluas menjadi protes terhadap pemerintah pusat di Beograd yang dianggap gagal menegakkan transparansi proyek publik.<\/p>\n<h3><strong>Tragedi 2024: Runtuhnya Simbol Kemajuan<\/strong><\/h3>\n<p>Tragedi terjadi pada <strong>1 November 2024<\/strong>, sekitar pukul 11.52 waktu setempat, saat ratusan penumpang menunggu kereta pagi di stasiun utama Novi Sad yang baru selesai direnovasi sebagian. Tiba-tiba, kanopi baja besar sepanjang hampir 60 meter runtuh, menimpa area peron dan menyebabkan <strong>16 orang tewas serta lebih dari 40 luka-luka<\/strong>, termasuk beberapa anak-anak.<\/p>\n<p>Dalam laporan investigasi awal, <strong>Komisi Keselamatan Publik Serbia<\/strong> menemukan adanya <strong>cacat struktural pada sambungan baja<\/strong> serta dugaan <strong>penyelewengan dana dalam proyek renovasi<\/strong>. Sejumlah dokumen yang bocor memperlihatkan bahwa kontraktor pelaksana memiliki hubungan politik dengan pejabat kementerian infrastruktur.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKonstruksi itu dibangun dengan material di bawah standar. Peringatan teknis telah disampaikan, tetapi diabaikan,\u201d tulis laporan investigatif yang dikutip <strong>The Guardian (1\/11\/2025)<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pemerintah Serbia sempat menjanjikan penyelidikan menyeluruh setelah tragedi itu. Namun, hingga satu tahun berselang, publik menilai proses hukum berjalan lambat dan tidak transparan. Hanya dua pejabat teknis dan seorang insinyur lapangan yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara pejabat tinggi belum tersentuh hukum.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cIni bukan sekadar kecelakaan, tetapi akibat dari sistem yang korup dan impunitas yang sudah mengakar,\u201d kata <strong>Milan Radovanovi\u0107<\/strong>, aktivis Transparency Serbia, dalam wawancara dengan <strong>RTS Serbia<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Gelombang protes pun merebak sepanjang 2025, dipicu oleh kemarahan publik terhadap minimnya tanggung jawab pemerintah. Media lokal menyebut tragedi Novi Sad sebagai \u201c<strong>titik balik kesadaran warga<\/strong>\u201d terhadap keselamatan publik dan akuntabilitas negara.<\/p>\n<p>Peringatan satu tahun ini diorganisir oleh koalisi masyarakat sipil \u201c<strong>Memori Novi Sad<\/strong>\u201d yang beranggotakan lebih dari 80 organisasi. Mereka menggelar rangkaian kegiatan sejak pagi hingga malam: pameran foto korban, pembacaan puisi, hingga konser amal untuk keluarga terdampak.<\/p>\n<p>Salah satu penggagas, <strong>Dragan Milo\u0161evi\u0107<\/strong>, menyebut peringatan ini bukan hanya mengenang tragedi, tetapi juga menuntut perubahan sistemik.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKeadilan bagi 16 korban adalah langkah pertama. Yang kami tuntut lebih besar: berakhirnya korupsi di sektor publik dan penegakan hukum yang sejati,\u201d ujarnya kepada <strong>Reuters<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Banyak pengamat melihat peristiwa ini sebagai momentum kebangkitan sipil di Serbia. \u201c<em>Peringatan ini menunjukkan bahwa warga sudah lelah dengan janji kosong,\u201d<\/em> tulis <strong>The Guardian<\/strong> dalam editorialnya.<\/p>\n<p>Meski suasana haru menyelimuti, peringatan berjalan tertib. Ribuan lilin membentuk tulisan besar \u201c<strong>Novi Sad \u2014 Nikada Vi\u0161e<\/strong>\u201d (Novi Sad \u2014 Jangan Pernah Lagi) di depan stasiun yang kini masih dalam tahap renovasi ulang.<\/p>\n<p>Di sela acara, Wali Kota Novi Sad menyampaikan pesan singkat:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami berduka bersama keluarga korban dan berkomitmen memastikan hal serupa tak terjadi lagi. Rencana rekonstruksi baru akan diumumkan akhir tahun ini,\u201d ujarnya kepada <strong>RTS Serbia<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Peristiwa Novi Sad 2024 kini menjadi pelajaran besar bagi Serbia dalam menata ulang sistem pengawasan infrastruktur. Beberapa universitas di Beograd bahkan menjadikan kasus ini sebagai studi wajib di fakultas teknik sipil dan kebijakan publik.<\/p>\n<p>Peringatan satu tahun tragedi itu bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi seruan agar negara bergerak maju dengan tanggung jawab dan kejujuran. Sebagaimana salah satu spanduk besar di tengah massa bertuliskan:<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cKami kehilangan mereka karena korupsi. Kami mengenang mereka untuk perubahan.\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Novi Sad,\u00a0Serbia. \u00a0\u2014 Tepat satu tahun setelah tragedi runtuhnya atap stasiun kereta utama Novi Sad, puluhan ribu warga Serbia turun ke jalan pada Sabtu (1\/11\/2025) untuk mengenang para korban sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas salah satu bencana infrastruktur terburuk dalam sejarah negara itu. Peringatan tersebut digelar di depan area stasiun yang kini masih tertutup pagar [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3881,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,33],"tags":[],"class_list":["post-3878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3878"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3878\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3882,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3878\/revisions\/3882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}