{"id":4117,"date":"2025-11-09T02:59:55","date_gmt":"2025-11-08T19:59:55","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=4117"},"modified":"2025-11-09T02:59:55","modified_gmt":"2025-11-08T19:59:55","slug":"menata-ulang-danau-siombak-dari-kawasan-rawan-rob-jadi-harapan-baru-warga-medan-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/11\/09\/menata-ulang-danau-siombak-dari-kawasan-rawan-rob-jadi-harapan-baru-warga-medan-utara\/","title":{"rendered":"Menata Ulang Danau Siombak: Dari Kawasan Rawan Rob Jadi Harapan Baru Warga Medan Utara"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS.\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\">Medan,\u00a0<span style=\"color: #008000;\">Sumateta Utara. <\/span><\/span><\/span>\u2014 Proyek <strong>revitalisasi Danau Siombak<\/strong> di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, terus menunjukkan kemajuan. Pemerintah melalui <strong>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)<\/strong> menyiapkan <strong>anggaran sebesar Rp 268 miliar<\/strong> untuk menyelesaikan proyek yang menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir rob di kawasan <strong>Medan bagian utara<\/strong>.<\/p>\n<p>Hingga akhir 2025, pembangunan <strong>tanggul pengaman sepanjang 1,3 kilometer<\/strong> telah rampung. Dari total rencana sepanjang <strong>3 kilometer<\/strong>, sisanya <strong>1,7 kilometer<\/strong> dijadwalkan mulai dikerjakan pada <strong>2026<\/strong>. Informasi ini dikonfirmasi oleh <strong>Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II<\/strong>, yang memimpin pelaksanaan teknis proyek di lapangan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPekerjaan tanggul tahap awal sudah selesai 1,3 kilometer. Tahun depan kita lanjutkan 1,7 kilometer berikutnya, termasuk pembangunan dua kolam retensi,\u201d kata Kepala BWS Sumatera II, dikutip dari laman resmi <strong>sda.pu.go.id<\/strong>.<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tiga Kolam Retensi dan Penguatan Sistem Tata Air<\/strong><\/h3>\n<p>Revitalisasi Danau Siombak tidak hanya berfokus pada tanggul pengaman, tetapi juga mencakup <strong>pembangunan tiga kolam retensi<\/strong> sebagai penampung limpasan air. Dua kolam akan dibangun pada <strong>2026<\/strong>, dan satu kolam tambahan pada <strong>2028<\/strong>.<\/p>\n<p>Langkah ini sejalan dengan <strong>Program Pengendalian Banjir dan Penataan Sistem Tata Air Perkotaan<\/strong> yang dijalankan Kementerian PUPR untuk menekan risiko banjir di kawasan pesisir Kota Medan, terutama di wilayah <strong>Marelan, Labuhan, dan Belawan<\/strong>.<\/p>\n<p>Danau Siombak sendiri memiliki luas sekitar <strong>40 hektare<\/strong> dan menjadi titik pertemuan berbagai aliran air menuju Selat Malaka. Selama ini, kawasan sekitarnya kerap terdampak <strong>banjir rob<\/strong> akibat pasang laut dan aliran balik dari Sungai Deli.<\/p>\n<p>Menteri PUPR <strong>Basuki Hadimuljono<\/strong> menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada dukungan Pemerintah Kota Medan, khususnya dalam hal <strong>pembebasan lahan<\/strong> di sekitar danau.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPendanaan sudah kami siapkan bertahap hingga Rp 268 miliar. Namun keberlanjutan proyek memerlukan percepatan pembebasan lahan agar konstruksi lanjutan bisa dimulai tepat waktu,\u201d ujar Basuki dalam keterangan pers yang dikutip <strong>Antara News<\/strong> (Oktober 2025).<\/p><\/blockquote>\n<p>Wali Kota Medan <strong>Rico Tri Putra Bayu Waas<\/strong>\u00a0menyatakan pemerintah kota berkomitmen mempercepat proses administrasi lahan dan mendukung penuh pelaksanaan proyek nasional tersebut.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami koordinasikan dengan BWS Sumatera II dan Kementerian PUPR agar proyek ini berjalan tanpa hambatan, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Berdasarkan dokumen <strong>Kerangka Acuan Kerja (KAK) Revitalisasi Danau Siombak Tahun Anggaran 2024<\/strong>, tahap awal proyek menggunakan anggaran sekitar <strong>Rp 43,9 miliar<\/strong>, meliputi pembangunan tanggul 1,35 km dan pekerjaan normalisasi.<\/p>\n<p>Untuk periode <strong>2026\u20132028<\/strong>, dana lanjutan sebesar <strong>Rp 224 miliar<\/strong> disiapkan guna menyelesaikan sisa 1,7 km tanggul, membangun tiga kolam retensi, dan menata infrastruktur pendukung, termasuk jalan inspeksi serta saluran sekunder.<\/p>\n<h3><strong>Manfaat Langsung bagi Warga<\/strong><\/h3>\n<p>Keberadaan tanggul baru terbukti mengurangi genangan air saat musim hujan di kawasan Paya Pasir dan sekitarnya. Beberapa warga menyebut intensitas banjir rob menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, revitalisasi juga diarahkan untuk <strong>meningkatkan kualitas lingkungan dan potensi wisata air<\/strong> di kawasan danau. Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi <strong>zona konservasi dan edukasi air<\/strong> pasca revitalisasi selesai seluruhnya pada <strong>2028<\/strong>.<\/p>\n<p>Meski progres berjalan baik, masih terdapat sejumlah kendala administratif, terutama terkait <strong>pembebasan lahan<\/strong> untuk pembangunan kolam retensi tambahan. Sejumlah laporan media menyebut sebagian warga masih menunggu penyelesaian ganti rugi lahan di sekitar danau.<\/p>\n<p>Pemerintah Kota Medan dan BWS Sumatera II memastikan proses ini sedang difasilitasi secara bertahap, agar tidak menghambat jadwal konstruksi lanjutan.<\/p>\n<p>Proyek revitalisasi Danau Siombak menjadi <strong>program strategis nasional<\/strong> di Sumatera Utara dalam pengendalian banjir rob dan peningkatan tata air perkotaan. Dengan total anggaran <strong>Rp 268 miliar<\/strong>, pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan fisik selesai pada <strong>akhir 2028<\/strong>.<\/p>\n<p>Selain fungsi utama sebagai pengendali banjir, proyek ini diharapkan membuka peluang pengembangan kawasan danau sebagai <strong>ikon ekowisata baru<\/strong> di Medan bagian utara.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS.\u00a0Medan,\u00a0Sumateta Utara. \u2014 Proyek revitalisasi Danau Siombak di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, terus menunjukkan kemajuan. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sebesar Rp 268 miliar untuk menyelesaikan proyek yang menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir rob di kawasan Medan bagian utara. Hingga akhir 2025, pembangunan tanggul pengaman sepanjang [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":4120,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,222,225,3],"tags":[],"class_list":["post-4117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-kota","category-pemerintah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4117"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4121,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117\/revisions\/4121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}