{"id":4184,"date":"2025-11-11T04:12:31","date_gmt":"2025-11-10T21:12:31","guid":{"rendered":"https:\/\/bonanews.my.id\/?p=4184"},"modified":"2025-11-11T04:12:31","modified_gmt":"2025-11-10T21:12:31","slug":"rencana-redenominasi-rupiah-pemerintah-tegaskan-pelaksanaan-masih-jauh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/2025\/11\/11\/rencana-redenominasi-rupiah-pemerintah-tegaskan-pelaksanaan-masih-jauh\/","title":{"rendered":"Rencana Redenominasi Rupiah: Pemerintah Tegaskan Pelaksanaan Masih Jauh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff6600;\">BONA NEWS. <span style=\"color: #3366ff;\">Jakarta, <span style=\"color: #008000;\">Indonesia<\/span><\/span><\/span>\u00a0\u2014 Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa rencana <strong>redenominasi rupiah<\/strong>, atau penyederhanaan nominal uang dengan menghapus beberapa angka nol, <strong>belum akan dilakukan dalam waktu dekat<\/strong>. Meskipun Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Redenominasi telah masuk dalam agenda pembahasan, pelaksanaan kebijakan tersebut masih memerlukan waktu panjang dan kesiapan menyeluruh.<\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Negara <strong>Prasetyo Hadi<\/strong> menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan <strong>penyusunan RUU Redenominasi<\/strong> selesai pada <strong>tahun 2027<\/strong>, namun pelaksanaannya akan menyesuaikan kondisi ekonomi nasional.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cPenyusunan RUU ini bagian dari rencana jangka menengah pemerintah. Namun pelaksanaan redenominasi masih jauh karena harus mempertimbangkan kesiapan ekonomi, sosial, serta sistem keuangan dan teknologi nasional,\u201d ujar Prasetyo Hadi dalam keterangan pers, Senin (10\/11\/2025).<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Bagian dari Rencana Strategis Kemenkeu<\/strong><\/h3>\n<p>Kebijakan redenominasi tercantum dalam <strong>Rencana Strategis Kementerian Keuangan (Renstra Kemenkeu) 2025\u20132029<\/strong>, sebagaimana diatur dalam <strong>Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2025<\/strong>.<br \/>\nMenteri Keuangan <strong>Purbaya Yudhi Sadewa<\/strong> menjelaskan bahwa redenominasi bertujuan <strong>menyederhanakan sistem transaksi dan meningkatkan efisiensi ekonomi<\/strong>, tanpa mengubah daya beli masyarakat.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cRedenominasi bukan pemotongan nilai uang. Nilai tukar dan daya beli tidak berubah \u2014 hanya jumlah digitnya yang disederhanakan,\u201d ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Senin (10\/11).<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebagai contoh, dalam wacana publik sering disebut skenario \u201cRp1.000 menjadi Rp1\u201d, namun harga barang dan nilai transaksi tetap sama.<\/p>\n<h3><strong>Bank Indonesia: Harus Menunggu Waktu yang Tepat<\/strong><\/h3>\n<p>Gubernur Bank Indonesia <strong>Perry Warjiyo<\/strong> menegaskan bahwa kebijakan redenominasi tidak dapat diterapkan secara mendadak.<br \/>\nMenurutnya, <strong>stabilitas politik, sosial, dan kesiapan sistem perbankan digital<\/strong> menjadi faktor penting sebelum kebijakan ini dilaksanakan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKita harus memastikan seluruh sistem \u2014 mulai dari transaksi perbankan, infrastruktur digital, hingga edukasi publik \u2014 benar-benar siap. Waktu pelaksanaan harus dipilih dengan sangat hati-hati,\u201d kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 10 November 2025.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sejumlah ekonom nasional juga menilai bahwa redenominasi bukan langkah mendesak untuk saat ini. Fokus pemerintah dinilai sebaiknya tetap diarahkan pada <strong>pengendalian inflasi, penguatan nilai tukar rupiah, dan percepatan pertumbuhan ekonomi<\/strong>.<\/p>\n<p>Redenominasi penting dari sisi citra mata uang, tapi belum mendesak. Kestabilan ekonomi makro dan fiskal harus dijaga terlebih dahulu,<\/p>\n<p>Sejumlah negara seperti <strong>Turki<\/strong> dan <strong>Korea Selatan<\/strong> telah berhasil menerapkan redenominasi setelah kondisi ekonomi stabil. Indonesia sendiri sudah mengkaji kebijakan serupa sejak 2010, namun terus menunda penerapannya karena faktor kesiapan dan prioritas ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Dengan target <strong>penyusunan RUU Redenominasi selesai tahun 2027<\/strong>, pemerintah menegaskan bahwa <strong>implementasinya belum akan dilakukan dalam waktu dekat<\/strong>.<br \/>\nLangkah pemerintah saat ini berfokus pada <strong>penyiapan regulasi, sistem keuangan, dan sosialisasi publik<\/strong>, agar ketika kebijakan diterapkan, seluruh sektor ekonomi sudah siap beradaptasi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONA NEWS. Jakarta, Indonesia\u00a0\u2014 Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa rencana redenominasi rupiah, atau penyederhanaan nominal uang dengan menghapus beberapa angka nol, belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Meskipun Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Redenominasi telah masuk dalam agenda pembahasan, pelaksanaan kebijakan tersebut masih memerlukan waktu panjang dan kesiapan menyeluruh. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":4193,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,27,3,220],"tags":[],"class_list":["post-4184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-ekonomi-bisnis","category-pemerintah","category-pusat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4184"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4184\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4194,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4184\/revisions\/4194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonanews.my.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}