BONA NEWS. Jakarta, Indonesia.  — Pemerintah pusat secara resmi menyerahkan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kepada ratusan pemerintah daerah di Indonesia yang dinilai berhasil memenuhi dan menjalankan standar jaminan kesehatan nasional melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi negara terhadap komitmen daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.

Penyerahan UHC Awards 2026 berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, BPJS Kesehatan, serta para kepala daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang menerima penghargaan.

UHC Awards merupakan agenda nasional yang secara rutin diberikan kepada daerah yang dinilai mampu mencapai cakupan kepesertaan JKN sesuai indikator Universal Health Coverage. Penilaian tidak hanya melihat jumlah penduduk yang terdaftar sebagai peserta JKN, tetapi juga mempertimbangkan keaktifan peserta, kesinambungan pembayaran iuran, dukungan anggaran daerah, serta konsistensi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Tiga Kategori Nasional UHC Awards 2026

Dalam pelaksanaan UHC Awards 2026, pemerintah mengelompokkan penerima penghargaan ke dalam tiga kategori nasional, yaitu Kategori Utama, Kategori Madya, dan Kategori Pratama. Ketiga kategori tersebut mencerminkan tahapan capaian Universal Health Coverage di masing-masing daerah.

Kategori Utama: Capaian Tertinggi Universal Health Coverage

Kategori Utama merupakan tingkatan tertinggi dalam UHC Awards 2026. Daerah yang masuk kategori ini dinilai telah mencapai Universal Health Coverage secara optimal, stabil, dan berkelanjutan, baik dari sisi kepesertaan JKN maupun dukungan pembiayaan dan layanan kesehatan.

Pada tingkat provinsi, DKI Jakarta dan Aceh tercatat sebagai daerah yang terkonfirmasi menerima UHC Awards 2026 Kategori Utama. Kedua provinsi tersebut dinilai telah berhasil memastikan hampir seluruh penduduknya terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional dengan tingkat keaktifan peserta yang tinggi.

Sementara itu, pada tingkat kabupaten dan kota, sejumlah daerah yang terkonfirmasi menerima Kategori Utama antara lain Kota Banda Aceh, Kabupaten Sumbawa Barat, Kota Surabaya, Kota Denpasar, dan Kota Balikpapan. Daerah-daerah tersebut dinilai konsisten dalam memperluas kepesertaan JKN dan menjaga keberlanjutan program kesehatan daerah.

Secara nasional, sekitar 75 kabupaten dan kota di Indonesia tercatat menerima penghargaan Kategori Utama pada UHC Awards 2026.

Kategori Madya: Capaian Tinggi dan Stabil

Kategori Madya diberikan kepada daerah yang telah mencapai tingkat kepesertaan JKN yang tinggi dan relatif stabil, meskipun belum berada pada level capaian tertinggi nasional. Daerah dalam kategori ini dinilai memiliki komitmen kuat dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan, namun masih memerlukan penguatan di beberapa aspek keberlanjutan.

Pada tingkat provinsi, penerima UHC Awards 2026 Kategori Madya yang terkonfirmasi meliputi Kalimantan Selatan, Riau, Maluku, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Riau.

Sedangkan pada tingkat kabupaten dan kota, sejumlah daerah yang masuk Kategori Madya antara lain Kota Yogyakarta, Kota Palu, Kota Semarang, Kabupaten Bogor, Kota Magelang, Kabupaten Bojonegoro, serta dua daerah di Provinsi Sumatera Utara, yakni Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Dairi.

Secara keseluruhan, sekitar 192 kabupaten dan kota di Indonesia menerima penghargaan Kategori Madya pada UHC Awards 2026.

Kategori Pratama: Memenuhi Standar UHC Nasional

Kategori Pratama diberikan kepada daerah yang telah memenuhi standar minimum Universal Health Coverage sesuai dengan ketentuan nasional. Daerah dalam kategori ini dinilai telah mencapai cakupan kepesertaan JKN yang dipersyaratkan, namun masih berada pada tahap awal atau menengah dalam hal keberlanjutan dan stabilitas program.

Pada tingkat provinsi, daerah yang terkonfirmasi menerima UHC Awards 2026 Kategori Pratama adalah Provinsi Sumatera Utara, Banten, dan Kepulauan Riau.

Sementara pada tingkat kabupaten dan kota, penerima Kategori Pratama antara lain Kota Pematangsiantar, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Batu Bara, serta Kota Solok.

Secara nasional, sekitar 130 kabupaten dan kota tercatat menerima penghargaan Kategori Pratama pada UHC Awards 2026.

Sumatera Utara Raih Kategori Pratama di Tingkat Provinsi

Dalam UHC Awards 2026, Provinsi Sumatera Utara secara resmi menerima penghargaan Kategori Pratama di tingkat provinsi. Capaian tersebut menandakan bahwa Sumatera Utara telah memenuhi standar nasional Universal Health Coverage dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Penghargaan ini juga mencerminkan upaya pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota dalam memperluas kepesertaan JKN serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi warga.

Daftar Lengkap Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara Penerima UHC Awards 2026

Selain di tingkat provinsi, sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara juga menerima penghargaan UHC Awards 2026 sesuai dengan kategori capaian masing-masing.

Kabupaten/Kota di Sumatera Utara – Kategori Madya

Daerah dengan capaian tinggi dan berkelanjutan dalam penyelenggaraan JKN:
– Kota Tebing Tinggi
– Kabupaten Dairi
– Kabupaten Toba
– Kabupaten Humbang Hasundutan

Kabupaten/Kota di Sumatera Utara – Kategori Pratama

Daerah yang telah memenuhi standar Universal Health Coverage nasional:
– Kota Pematangsiantar
– Kabupaten Asahan
– Kabupaten Batu Bara
– Kabupaten Labuhanbatu
– Kabupaten Labuhanbatu Selatan
– Kabupaten Labuhanbatu Utara

Daftar tersebut merujuk pada rilis pemerintah daerah serta wilayah kerja BPJS Kesehatan yang melakukan verifikasi capaian kepesertaan JKN di masing-masing daerah.

Pemerintah menegaskan bahwa UHC Awards bukanlah ajang kompetisi, melainkan bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjamin hak kesehatan masyarakat. Melalui penghargaan ini, pemerintah berharap seluruh daerah di Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperkuat pembiayaan JKN, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari akses layanan kesehatan dasar.

Dengan masih adanya daerah yang berada pada kategori Madya dan Pratama, pemerintah pusat mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya agar target Universal Health Coverage nasional dapat tercapai secara menyeluruh dan berkelanjutan.