BONA NEWS. Pematang Siantar, Sumatera Utara. — Forum Penyandang Disabilitas Sumatera Utara mendatangi Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Rabu (4/2), untuk menyerahkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Disabilitas dan Akses Ramah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong hadirnya payung hukum yang menjamin pemenuhan hak serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di wilayah tersebut.

Draf Perda diserahkan langsung kepada Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan forum menyampaikan pentingnya regulasi yang mengatur secara jelas tentang akses ruang publik, kesempatan kerja, layanan pendidikan, serta perlindungan hukum bagi kelompok disabilitas.

Ketua Forum Penyandang Disabilitas Sumut, Pdt. Edi Jasin Saragih, mengatakan pengajuan draf ini bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, forum telah beberapa kali menyerahkan usulan serupa, namun hingga kini belum ditetapkan menjadi Perda.

“Kami berharap DPRD dan Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat segera memproses dan membahas draf ini secara serius, sehingga hak-hak penyandang disabilitas memiliki dasar hukum yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih terbatasnya fasilitas publik yang ramah disabilitas di Pematangsiantar, seperti trotoar, gedung layanan publik, serta sarana transportasi yang belum sepenuhnya mendukung mobilitas penyandang disabilitas.
Sementara itu, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti draf Perda dengan mengagendakan pembahasan bersama anggota dewan dan melibatkan Forum Penyandang Disabilitas dalam proses tersebut.

“Usulan ini akan kami pelajari dan bahas sesuai mekanisme yang berlaku. Kami terbuka untuk berdiskusi agar regulasi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat dan dapat diterapkan,” katanya.

Forum berharap, dengan disahkannya Perda Akses Ramah, pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan fasilitas publik yang inklusif serta memastikan partisipasi penuh penyandang disabilitas dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.