BONA NEWS. Medan, Sumatera Utara.  – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengambil langkah serius untuk memperkuat sumber pendapatan sendiri, atau Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui optimalisasi pajak dan retribusi. Strategi ini diharapkan memperkuat keuangan daerah sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Optimalisasi pajak dan retribusi bukan sekadar soal angka, tapi juga soal menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Pj. Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Sulaiman Harahap, dalam rapat paripurna DPRD Sumut, Selasa (11/11/2025).

Langkah yang dilakukan Pemprov Sumut antara lain digitalisasi sistem pajak, integrasi data antara Samsat, Bank Sumut, dan Direktorat Jenderal Pajak, serta penyesuaian tarif retribusi berdasarkan prinsip cost-recovery. Dengan cara ini, Pemprov berharap wajib pajak lebih patuh karena manfaat layanan lebih jelas.

Targetnya cukup ambisius: tujuh jenis pajak daerah, mulai dari Pajak Kendaraan Bermotor hingga Pajak Air Permukaan, ditargetkan menyumbang Rp 6,366 triliun pada 2025. Realisasi sementara per September 2025 sudah mencapai Rp 3,4 triliun, atau hampir 54% dari target.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor masih rendah, sekitar 30%. Selain itu, beberapa data subjek dan objek pajak belum sepenuhnya mutakhir, sehingga potensi penerimaan belum sepenuhnya tergali.

“Data yang akurat dan sistem yang efisien akan menjadi kunci sukses. Kita ingin masyarakat merasa proses ini adil dan mudah,” tambah Sekda.

Beberapa pengamat ekonomi di Sumut  menilai langkah ini tepat, mengingat PAD yang kuat akan memungkinkan Pemprov Sumut meningkatkan belanja untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah tertinggal.

Dengan strategi yang jelas, target yang terukur, dan digitalisasi yang semakin maju, Pemprov Sumut berharap optimalisasi pajak dan retribusi bisa menjadi pilar keuangan daerah yang kokoh, mendukung pembangunan yang lebih merata dan pelayanan publik yang lebih baik.